Postingan

Bamsoet : Kasus Misbakhun Itu Sudah Direkayasa

Gambar
Bambang Soesatyo | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah Bambang Soesatyo, merupakan salah satu anggota Inisiator Hak Angket kasus bank Century, ia menjelaskan bahwa kasus Misbakhun memang sudah direkayasa sejak awal disangkakan kepada politikus partai Golongan Karya (Golkar) itu. Disetujuinya permohonan Peninjauan Kembali (PK) kasus Misbakhun atas tuduhan pemalsuan letter of credit (L/C) Bank Century memunculkan dugaan kuat jika kasus Misbakhun sengaja di kriminalisasikan karena dirinya sangat kritis terhadap kasus Bank Century. Bahkan muncul juga dugaan bahwa kasus Misbakhun ini terjadi karena Misbakhun korupsi , padahal kasus yang menimpa Misbakhun ini tidak ada kaitannya dengan Misbakhun korupsi . "Rekayasa dimulai dari penyidikan, penuntutan hingga pengadilan," katanya. Disinggung soal pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie yang mempertanyakan kredibilitas hakim yang memutus permohonan PK kasus Misbakhun , Bambang menegaskan, jika ada dugaan jika putusan Pengadilan Neger...

Kasus Misbakhun Sudah Direkayasa Dari Awal Ujar Bamsoet

Gambar
Bambang Soesatyo | FOTO/Okezone Bambang Soesatyo, anggota Inisiator kasus bank Century, menjelaskan bahwa kasus Misbakhun memang sudah direkayasa sejak awal disangkakan kepada politikus partai Golongan Karya (Golkar) itu. Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung kasus Misbakhun atas tuduhan pemalsuan letter of credit (L/C) Bank Century memunculkan dugaan kuat jika kasus Misbakhun sengaja di kriminalisasikan karena dirinya sangat kritis terhadap kasus Bank Century. Bahkan muncul juga dugaan bahwa kasus Misbakhun ini terjadi karena Misbakhun korupsi , padahal kasus yang menimpa Misbakhun ini tidak ada kaitannya dengan Misbakhun korupsi . "Rekayasa dimulai dari penyidikan, penuntutan hingga pengadilan," katanya melalui pesan singkatnya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (28/7/2012). Disinggung soal pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie yang mempertanyakan kredibilitas hakim yang memutus permohonan PK kasus Misbakhun , Bambang menegaskan, jika ada dugaan jik...

Kasus Misbakhun Unik, Akibat Menentang SBY?

Gambar
Mukhamad Misbakhun | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo Dukungan terhadap kasus Misbakhun dari puluhan koleganya di DPR tak lepas dari latar belakang kasus yang dituduhkan terhadapnya, pasalnya banyak yang menduga adanya manuver politik dari rezim saat itu dibalik kasus Misbakhun ini. Dukungan tentu tak akan diberikan apabila kasusnya adalah Misbakhun korupsi atau suap.  “Dukungan terhadap kasus Misbakhun mengalir karena proses hukum terhadap dirinya tidak murni karena persoalan hukum. Ada dugaan manuver politik dibaliknya,” ujar pengamat politik Sebastian Salang di Jakarta, Rabu (28/4/2010). Oleh sebab itu, Sebastian tidak heran jika muncul solidaritas dari para anggota DPR terhadap kasus Misbakhun tersebut. Tujuan dari tindakan ini hanya mendorong agar pria asal Pasuruan, Jawa Timur itu diproses secara adil. “Di sini ada proses hukum yang tendensius dan sebetulnya ada upaya pencarian kesalahan inisiator Hak Angket Century. Tidak cuma soal kasus Misbakhun ini saja tapi ju...

Bamsoet Meminta KPK Untuk Lanjutkan Kasus Century Supaya Tuntas

Gambar
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Bambang Soesatyo ( Bamsoet )  meminta KPK untuk menindaklanjuti putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi bailout  Bank Century  yang melibatkan mantan petinggi-petinggi Bank Indonesia. Bamsoet  juga menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal  Bank Century  yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Sebagai inisiator Hak Angket  Century  pada saat itu,  Bamsoet  meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal  Bank Century , ia juga telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum. Oleh sebab itu yang bisa dilakukan sekarang ini adalah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Ketua DPR ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini (kasus  Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tegas...

Bukti Kasus Century dari MAKI Untuk KPK Agar Kasus Century Tuntas

Gambar
Boyamin Saiman, koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI ) dan Nadia Mulya, anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, mendatangi KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus  Bank Century . MAKI  kembali mengajukan Permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus  Century  dengan Termohon KPK, karena tidak kunjung menetapkan Boediono sebagai tersangka. "Kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus  Century  guna mempercepat penanganan perkara  Century ," kata Boyamin Saiman kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam. Dokumen bukti tersebut perlu diserahkan kepada KPK untuk memperkuat praperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat. MAKI  mempraperadilankan KPK karena amar putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk ...

Setnov Akan Buka Suara Soal Keterlibatan SBY dalam Kasus Century di KPK

Gambar
Polemik tentang skandal Bank Century kembali muncul ke publik menjelang Pemilu 2019. Mantan ketua DPR RI Setya Novanto ikut-ikutan mengomentari perihal masalah ini. "Kalau Century , memang saya kebetulan ketua fraksi saat itu. Jadi itu memang harus dituntaskan masalah Century dan saya siap bantu KPK ," ucap Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). Setya Novanto mengaku akan mengungkap secara detail dan sejelas-jelasnya terkait keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dalam kasus korupsi Bank Century yang telah merugikan negara triliunan rupiah. Hal itu diungkapkan Setya Novanto saat menjawab pertanyaan awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century . "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," kata Novanto (sapaan akrab Setya Novan...